Kolom Editorial : Guru di Persimpangan Zaman: Belajar dari Kasus Guru Agus di Jambi
Oleh : Ukon Jamiat Pemimpin Redaksi Majalah Pendidikan Motekar Kasus yang menimpa Guru Agus di sebuah SMK di Jambi kembali menggugah kesadaran publik tentang posisi guru di negeri ini. Bukan semata soal benar atau salah yang kini menjadi urusan aparat dan mekanisme hukum, melainkan tentang ruang rapuh tempat para pendidik berdiri: di antara niat mendidik, tuntutan profesionalisme, dan gelombang sensitivitas sosial yang kian kompleks. Guru hari ini tidak lagi hanya berhadapan dengan papan tulis dan buku pelajaran. Ia berhadapan dengan kamera gawai, media sosial, tekanan orang tua, opini publik, dan regulasi yang sering kali belum sepenuhnya memberi rasa aman. Dalam situasi seperti ini, satu langkah yang keliru—atau bahkan disalahpahami—dapat berujung pada konsekuensi yang jauh melampaui ruang kelas. Kasus Guru Agus menjadi cermin bersama. Ia mengingatkan bahwa niat baik saja tidak cukup. Ketulusan mendidik harus berjalan beriringan dengan kehati-hatian sikap, kecermatan komun...