PANEN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN GURU PENGGERAK ANGKATAN 9 KABUPATEN BANDUNG SUKSES DIGELAR

 

Bandung, MPM. Guru merupakan garda terdepan pendidikan karena guru adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid. Untuk itu, dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan diranah kependidikan dan pembelajaran, Kemendikbud meluncurkan program Guru Penggerak yang bertujuan mendorong guru-guru melakukan terobosan dan inovasi sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada  murid, berkolaborasi dengan rekan-rekan sejawat guru, serta pengorbit para pemimpin manajerial seperti kepala sekolah dan pengawas sekolah. Untuk Pelaksanaan PGP itu sendiri berlangsung 6-9 bulan, dengan ruang lingkup materi mencakup kepemimpinan dalam pembelajaran, manajemen sumber daya pendidikan, serta pengambilan keputusan.

Memang tak mudah bagi seorang Guru untuk bisa mengikuti Pendidikan Guru Penggerak , karena  harus mengikuti tahapan seleksi yang cukup ketat yang di selenggarakan Kementrian Pendidikan, Riset dan Teknologi (Kemendikburistek) melalui Balai Besar Guru Penggerak (BBGP). Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya,  dan pendampingan selama 6-8 bulan bagi calon guru penggerak dan di tutup dengan Festival Panen Hasil Belajar di Lokakarya 7.

Untuk Wilayah Kabupaten Bandung, kegiatan Festival Panen Hasil Belajar Lokakarya 7 Angkatan 9 dipusatkan di Aula SMKN 2 Baleendah, pada hari Jum’at dan Sabtu tanggal 26&27 April 2024. 

Festival Panen Hasil Belajar Lokakarya 7 dihadiri oleh Dr. Ana Lisdiana, M.Si selaku Perwakilan Balai Guru Penggerak Provinsi Jawa Barat, dan  Dr. H. Agus Firman Zaini, M.Si, selaku  Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bandung sekaligus membuka Acara Kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya H. Agus Firman Zaini mengatakan, Kabupaten Bandung, merupakan salah satu daerah sebagai penyumbang terbesar untuk jumlah  peserta Calon Guru Penggerak di setiap angkatan. Dan untuk angkatan 9 ini diikuti oleh 152 orang Calon Guru Penggerak (CGP) dan 26 orang pendamping Pengajar Praktik (PP). Dan beliau berharap semua Calon Guru Penggerak Angkatan 9  Lulus 100 %.

Kabupaten Bandung sendiri menurut H. Agus Firman, Peluang Penugasan Guru Penggerak sebagai Kepala Sekolah maupun Pengawas terbuka lebar. Apalagi dukungan Bapak Bupati, Dr.H.M. Dadang Supriatna,M.Si yang sangat luar biasa terhadap dunia Pendidikan khususnya di Kabupaten Bandung, hal itu sejalan dengan  Moto Bedas-nya. Dimana nantinya diharapkan  kompetensi para guru penggerak bermanfaat sebagai agen-agen perubahan di ekosistem pendidikan.

Sementara itu Ana Lisdiana, dalam sambutannya menyatakan Pelaksanaan pendampingan Lokakarya 7 ini dikatakan berhasil jika bisa memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan kepada calon guru penggerak untuk menghasilkan rencana pengembangan sekolah yang berdampak pada murid sebagai hasil identifikasi dari praktik baik di lingkungan sekolah

Kegiatan Panen Hasil Belajar Angkatan 9 Kabupaten Bandung meriah dengan ornamen-ornamen khas masing-masing stand hasil kreativitas guru penggerak.  Antusias pengunjung terlihat dari kunjungan ke setiap stand dengan  bertanya  kepada para CGP, atau karena padatnya suatu stand,  pengunjung hanya bisa mengambil gambar atau ber swafoto. Sehingga tak jarang Buku tamu kehadiran yang disediakan para CGP di setiap kelas terisi penuh.

Cardi Ferdiana, selaku Ketua Pengajar Praktik (PP) Pendidikan Guru Penggerak angkatan 9, merasa bangga dan bahagia, bahwa kegiatan tersebut berjalan lancar dan sukses. Hal ini tak lepas dari kerja sama semua pihak, baik dari Balai  Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Barat, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Pengajar Praktik, para CGP dan semua pihak, dan Cardi bersyukur atas semua dukungan tersebut. (Kang U Kong)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Edufair SMPN 3 Cileunyi: Bantu Siswa Kelas 9 Tentukan Pilihan Masa Depan

Penutupan P5 di SMP Negeri 3 Cileunyi: Siswa Unjuk Karya dalam Kegiatan Kewirausahaan "My Handmade, My Money"

SMPN 3 Cileunyi Gelar Kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional 2025 : Wujud Nyata Kepedulian terhadap Lingkungan