Dalam senyap, IGD Humana Prima
Suara langkah terburu-buru memecah hening,
Di antara dinding-dinding putih,
Vonis dokter menggema di ruang jiwa.
Takdir terukir di wajah yang resah,
Cahaya harapan memudar dalam gelap,
Di tengah getirnya obat dan suntikan,
Tersisip doa dalam hela napas terakhir.
Di lorong IGD Humana Prima,
Hening terdengar di antara detak jantung,
Namun, di sana, di celah kesedihan,
Terukir juga kekuatan yang tak ternilai.
Bandung, 27-05-2024

Komentar
Posting Komentar